Dentingan piano lagu Für Elise karangan Ludwig van Beethoven selalu ku dengar setiap ku memasuki rumah sepulang sekolah. Ya gadis anggun yang tengah melentikkan jarinya ke material putih hitam itu adekku namanya Mona, dia seumuranku namun beda 5 menit setelah ku lahir di dunia.
“Lisa” teriak mama
Tanpa meghiraukan suara itu, aku langsung masuk rumah dan hampir menaiki tangga.
“Lisa” teriakkan mama untuk kedua kalinya. Akupun berhenti sejenak dari langkah kaki yang telah menginjak tangga pertama.
“Tidak sopan! Masuk ke dalam rumah tanpa permisi, lihat baju kamu berantakan sekali, pulang jam segini dari mana saja kamu?” bentak mama cukup keras.
Tanpa berpaling badan aku menjawab “Bukan urusan mama”.
“Kamu ini maunya apa sih, selama ini mama cukup sabar menghadapi kamu. Tapi lama-kelamaan kamu semakin kurang ajar terhadap mama. Lihat itu Mona walaupun dia tak seberuntung kamu, dia bisa membuat mama bangga terhadapnya. Sedangkan kamu, Apa.. apa yang bisa mama banggakan!” hujat mama.
Itu.. itu.. dan itu..
... baca selengkapnya di Aku Dia Tak Sama Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
SECURE
Payment Channel
Payment Channel
RANGE
Affordable
Affordable
QUALITY
Assured 100%
Assured 100%
EXPRESS
National Currier
National Currier
Tuesday, October 4, 2016
Aku Dia Tak Sama
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

0 comments :
Post a Comment
Silahkan Masukan Review Anda tentang produk kami. Boleh juga mengajukan pertanyaan melalui Form ini.
Note: Harap jaga kata² dalam komentar, jika komentar Anda tidak sesuai dengan etika, maka akan kami hapus tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.